Rossi Incar Podium Donington


Selasa, 17 Juni 2008 - 16:35 wib
Tb Al Amin Nurdi - Okezone

GERNO DI LESMO - Sejak tahun 1998, baru sekali Valentino Rossi tak berdiri di podium Sirkuit Donington. Ceritanya terjadi tahun lalu saat lintasan Donington digenangi air hujan. Kini Rossi mengincar podiumnya yang lepas.

Dalam sejarah modern sirkuit kenamaan Inggris ini, The Doctor termasuk kategori pembalap paling sukses. Tak kurang dari tujuh gelar juara pernah diraih Rossi di Donington, termasuk kemenangan pertamanya di kelas 500cc tahun 2000 lalu.

Rossi adalah legenda Donington. Wajar, apabila Rossi yang kini memimpin klasemen kejuaraan Moto GP, bertekad untuk menaiki podium GP Inggris akhir pekan ini.

"Tanpa ragu Donington adalah salah satu sirkuit favorit saya. Saya memiliki memori indah tentang Donington, termasuk diantaranya adalah kenangan kemenangan pertama saya di kelas 500cc tahun 2000, saat bersaing hebat dengan Jeremy McWilliams dan Kenny Roberts," ujar Rossi.

"Trek yang memiliki segalanya; cepat dan mengalir tapi juga teknis, tapi seperti kebanyakan pendapat orang, saya juga merasa kurang sreg dengan bagian terakhir sirkuit," kata Rossi seperti dilansir Eurosport, Selasa (17/6/2008).

"Saya sangat kecewa karena tahun lalu gagal menaiki podium karena podium Donington adalah sesuatu yang spesial,jadi saya bertekad untuk kembali tahun ini," tekadnya. (fmh)

Rossi Juara Grand Prix Italia Tujuh Kali Beruntun


Mugello, Italia (ANTARA News) - Juara dunia tujuh kali dari Italia, Valentino Rossi yang membela Tim Yamaha, tampil sebagai juara MotoGP Italia untuk ketujuh kalinya secara beruntun di Sirkuit Mugello, Minggu, lapor AFP.

Juara dunia bertahan dari Australia, Casey Stoner, menempati posisi kedua, sementara pembalap Spanyol, Dani Pedrosa, menempati posisi ketiga.

Rossi, yang start dari urutan terdepan, sempat melorot ke posisi keempat di tikungan pertama setelah start yang lambat, tetapi ia hanya memerlukan empat putaran untuk merebut kembali posisi terdepan melalui manuver brilian untuk menyalip Stoner.

Pembalap Ducati, Stoner, melaju dari start keempat untuk menduduki posisi kedua di tikungan pertama dan ia langsung memanfaatkan lintasan lurus untuk memacu kendaraannya pada akhir putaran pertama untuk menyalip Pedrosa.

Tetapi, ia tidak bisa berbuat apa-apa terhadap "Master Mugello", Rossi, yang secara cepat merebut kembali keunggulannya dan sejak itu tidak pernah menemui hambatan dan ia menjadi juara dengan catatan waktu 42 menit 31,153 detik dalam balapan 23 putaran tersebut.

Rossi juga mendapat sambutan meriah dari 94.000 penonton dengan tampilan helm yang membuat wajahnya dapat terlihat, bahkan meski ia sedang menunduk saat balapan.

Kesalahan Stoner pada awal putaran kesembilan membuat Pedrosa bisa menyalipnya, tetapi pembalap Ducati dari Australia itu mampu merebut kembali keunggulannya dari Pedrosa yang mengendari Honda itu empat putaran berikutnya.

Pedrosa tetap membututinya secara ketat sampai akhir putaran kelima, saat ia tergelincir.

Pertarungan yang lebih seru terjadi saat Alex De Angelis dari San Marino ikut nimbrung di balapan tersebut.

Pembalap pendatang baru tersebut menjadi yang tercepat dalam pemanasan di pagi hari dan membalap kendaraanya secara cepat dalam balapan tersebut, melaju dari urutan ke-10 saat start dan finish di posisi keempat.

Juara dunia Superbikes dari Inggris, James Toseland, juga mendapat kemajuan yang pesat, saat ia melaju dari start kedelapan dan finis di posisi kelima, sementara rekan satu timnya, Colin Edward berada di posisi keenam.

Balapan tersebut merupakan balapan yang mengecewakan bagi bintang pendatang baru, Jorge Lorenzo, yang terpaksa tidak melanjutkan balapan karena mengalami kecelakaan, padahal ia melakukan awal balapan secara baik.

Kemenangan Rossi pada balapan tersebut merupakan kemenangan ketiganya secara beruntun di Grand Prix pada musim ini dan ia kini bertengger di puncak klasemen kejuaraan dunia dengan selisih 12 poin dengan Pedrosa.

Lorenzo menempati posisi ketiga, meskipun ia tidak mendapatkan satu poin pun, tetapi selisihnya semakin jauh dari Rossi, yakni 28 poin.

Stoner masih berada di posisi keempat di klasemen tersebut, dan selisihnya menjadi 46 poin dengan Rossi dan ia harus bekerja keras untuk mengejar ketertinggalannya guna mempertahankan gelar juara dunianya.(*)

Rossi

Profil
Tanggal Lahir : 16/02/1979
Tempat Lahir : Urbino, Italia.

GP Pertama : 1996 Malaysia 125cc
Pole Pertama : 1996 Ceko 125cc
Lap Tercepat Pertama : 1996 Perancis 125cc
Podium Pertama : 1996 Australia 125cc
Juara GP Pertama : 1996 Ceko 125cc

Jumlah start GP 153 :
500cc/MotoGP - 93
250cc - 30
125cc - 30

Jumlah kemenangan GP 77 :
500cc/MotoGP - 51
250cc - 14
125cc - 12
Juara ke-dua - 23
Juara ke-tiga - 13

Podium 113
Pole position 40
Lap Tercepat 65

Gelar Juara Dunia 7 kali:
1997 125cc
1999 250cc
2001 500cc
2002 MotoGP
2003 MotoGP
2004 MotoGP
2005 MotoGP

Total Point 2773

Data Biografi
Dilahirkan di Urbino, Itali, 16 Pebruari 1979. Putra dari Graziano Rossi, urutan ke-3 250cc kejurdu pada tahun 1979 menunggang Morbidelli. Memulai karir balap tahun 1990 di kompetisi mini-moto. Tahun 1993 memulai debut dengan Cagiva di Italian 125cc Sport Production championship, mengumpulkan kemenangan-kemenangan pada musim rookie dan mendapat gelar juara pada tahun 1994.
Karir MotoGP
1996: Debut kejuaraan dunia di GP Malaysia 125cc menggunakan Aprilia tim Scuderia AGV.
Posisi akhir di kejuaraan: posisi 9 dengan total 111 poin. Satu kemenangan di Replublik Ceko.
1997: Juara dunia 125cc termuda ke-2 mengendarai Aprilia di tim Nastro Azzuro Team.
Posisi akhir di kejuaraan: pertama dengan 321 poin. 11 Kemenangan: Malaysia, Spanyol, Italia, Perancis, Belanda, Imola, Jerman, Brazil, Inggris, Catalunya, dan Indonesia.
1998: Pindah kelas ke 250cc mengendarai Aprilia tim Nastro Azzuro.
Posisi akhir di kejuaraan: kedua dengan 201 poin, 5 kemenangan di: Belanda, Imola, Catalunya, Australia dan Argentina.
1999: Menjadi juara dunia 250cc termuda dengan mengendarai Aprilia untuk tim Aprilia Grand Prix Racing.
Posisi akhir di kejuaraan: pertama dengan 309 poin, 9 kemenangan di: Spanyol, Italia, Catalunya, Inggris, Jerman, Ceko, Australia, Afrika Selatan, dan Brazil.
2000: Naik kelas lagi ke 500cc mengendarai Honda untuk tim Nastro Azzuro Team.
Posisi akhir di kejuaraan: kedua dengan 209 poin, 2 kali menang di Inggris dan Brazil.
2001: Merebut gelar juara dunia 500cc dengan mengendarai Honda untuk tim Nastro Azzuro Team.
Posisi akhir di kejuaraan: pertama dengan 325 poin, 11 kemenangan di: Jepang, Afrika Selatan, Spanyol, Catalunya, Inggris, Ceko, Putugal, Pasifik, Australia, Malaysia, dan Brazil.
2002: Memenangi MotoGP World Championship yang direvisi dengan mengendarai Honda RC211V yang gres untuk tim Repsol Honda Team.
Posisi akhir di kejuaraan: pertama dengan 355 poin, koleksi 11 kemenangan di: Jepang, Spanyol, Perancis, Catalunya, Italia, Belanda, Inggris, Jerman, Portugal, Brazil, dan Australia.
2003: Memenangi gelar juaranya yang ke-dua di MotoGP World Championship masih bersama Repsol Honda Team.
Posisi akhir di kejuaraan: pertama dengan 357 poin, koleksi 9 kemenangan di: Jepang, Spanyol, Italia, Ceko, Portugal, Rio, Malaysia, Australia, dan Valencia.
2004: Pindah ke Gauloises Fortuna Yamaha mengendarai YZR-M1 dan kembali memenangi MotoGP World Championship.
Posisi akhir di kejuaraan: pertama dengan 304 poin, 9 kemenangan di: Afrika Selatan, Italia, Catalunya, Belanda, Inggris, Portugal, Malaysia, Australia, dan Valencia.
2005: Memenangi gelar juara dunia yang ke-dua untuk Gauloises Fortuna Yamaha Team.
Posisi akhir di kejuaraan sampai di Malaysia: pertama dengan 281 poin, 9 kemenangan di: Spanyol, Cina, Perancis, Italia, Catalunya, Belanda, Inggris, Jerman, dan Ceko.
Fakta lain mengenai karir Rossi

* Rossi menjadi salah satu dari hanya tiga pembalap yang telah menjuarai 5 atau lebih kejuaraan dunia, yang lain adalah Mick Doohan dengan 5 gelar, dan Giacomo Agostini dengan 8 gelar.
* Dia adalah pembalap pertama yang dapat mencetak sembilan atau lebih kemenangan pada satu musim di kelas utama di lima kali kejuaraan.
* Diawal tahun ini di Dutch TT, Rossi menjadi pembalap Yamaha pertama yang bisa menang 5 kali berturut-turut di balapan kelas utama.
* Kemenangan Rossi di seri yang pertama di Jerez, membuatnya menjadi satu-satunya pembalap selain Agostini yang berhasil memenangi balapan pembuka tiap musim selama 5 kali berturut-turut.
* Pada tahun 2001, Rossi menjadi pembalap termuda satu-satunya yang merebut gelar juara di 3 kelas berbeda. Pembalap lain yang berhasil merebut gelar di 3 kelas berbeda adalah Phil Read (125, 250, 500) dan Mike Hailwood (250, 350, 500).
* Rossi adalah pembalap termuda ke-4 yang pernah merebut gelar juara dunia 500cc setelah Fredie spencer, Mike Hailwood, dan John Surtees.


www.motogp.com